TIDAK SEPERTI BAYANGAN
Oleh@daras09
Sampailah diujung penantianmu setelah tunai semua kerja keras yang sudah dilakukan selama tiga tahun. Perjuangan dengan segala rintangan dan suka duka mengejar impian sudah akan berakhir, tinggal menentukan langkah yang akan dipilih ke depan untuk melanjutkan angan dan cita-cita yang sudah tersusun selama ini hendak kemana dilabukan, agar jangan sampai salah jalan yang bisa jadi penghambat menggapai angan ke tingkat puncak kehidupan kelak akan bersandar. Ya, besok asah itu akan terjawab tuntas.
Untuk melengkapi rasa syukur akan semua hal yang sudah dijalani selama ini, Rabu 29 Mei 2019 akan diadakan syukuran atas semua pencapaian. Senin pagi tepat pukul 9.00 sudah dilakukan gradiresik agar pada hari H semua hal yang akan dilakukan dan ditampilkan hari itu sesuai dengan keinginan panitia penyelanggara yang kebetulan sebagian dari orangtua yang sudah disepakati bersama dengan orangtua yang lain pada masing-masing kelas dan bekerja sama juga dengan EO (Event Organizer). Pada kesempatan tersebut wali kelas sembilan satu sampai sembilan delapan, wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, beberapa guru dan siswa yang akan membantu terlaksananya acara ikut serta hadir di tempat acara akan berlangsung. Awal semua dari pihak yang hadir dari sekolah hanya jadi penonton bagaimana gladiresik berlangsung. Dasar anak-anak dimana dan kapan saja ada kesempatan tentu mereka akan melakukan hal yang menurut mereka benar tanpa menghiraukan atau berempati akan keberadaan orang lain, atau karena mereka menganggap itu orang lain tak tahulah, yang jelas semua jadi berjalan lambat tidak sesuai dengan apa yang sudah direncnakan.
Galau yang melanda hati kapan semua ini berakhir sementara waktu terus beranjak mengejar teriknya mentari. Ditambah lagi badan sudah tidak sekekar dulu lagi karena usia yang sudah tak muda lagi walau semangat hidup jangan ditanya dan coba untuk ditakar. Memulai sedikit mengambil alih takut diri tersinggung dan kecil hati nanti, merasa hak sedang dikebiri. Akh sudahlah terserah tersinggung atau mau terimakasih, karena tak mungkin melihat semua ketidak nyaman ini menjadi hal yang tidak enak dipandang, dan sampai kapan hal ini berlangsung. Tidak beta rasanya menyakasikan semua yang bertele-tele, dan capek hati, akhirnya terpaksa mengambil alih situasi agar segera selesai tentu dengan harapan yang diinginkan semua. Alhamdulilah tanpa bermaksud sombong dan merasa diri lebih semua teratasi.
Jangan pernah membayangkan sesuatu akan selalu bisa dikuasai, ada hal yang bukan milik maka serahkanlah pada yang lebih mengetahui. Bukan mau merendahkan bahwa itulah yang terjadi, bahkan di depan mata sendiri bahwa ada yang lebih mengetahui karena memang mereka pemilik semua itu, yang setiap saat menyertai hari-hari mereka setiap hari bertahun-tahun tanpa pamri. akaedkatan yang terjalin dari hari ke hari bahkan sampai suatu hari akan sudah melangkah kaki jauh memulai kehidupan untuk masa depan, baik yang baru menapak atau yang sudah berhasil dalam kehidupan tetap menjadikan sebuah kenangan samapi kapanpu dan di manapun. bersua suatu hari tanpa sengaja tetap menjadi sebuah kebanggaan di hati, karena keberhasilan yang didiknya merupakan doa yang selalu terlapaskan dan kegigihan yang tidak pernah punah. jadi tidak seperti bayanganmu, karena itu hargai dan jangan meremekah kekuatan lahir dan batinnya meski tanpa ilmu bela diri sebagai benteng kekuatanya.
Jakarta, 23 Ramadhan 1440 Hijriah/ 280519 Masehi
#Day(20)
#OneDay OnePost30HRDC
#WraitingChallenge30HRDC
#30HariRamadhanDalamCerita
#bianglalahijrah

Tidak ada komentar:
Posting Komentar