Rabu, 19 Februari 2020

LEMBAR KERJA

TEKS 1
BOB SADINO
Bob Sadino lahir di Lampung 3 Maret 1933.  Dia berasal dari keluarga yang berkecukupan dan merupakan anak bungsu dari lima bersaudara. Orang tua Om Bob meninggal saat dirinya masih berusia 19 tahun. Bob mewarisi kekayaan orang tuanya mengingat semua saudara kandungany sudah mapan semua. Di samping itu, Bob merupakan anak terakhir dan ditinggal di usianya yang masih muda. Lantas, Bob menghabiskan sebagian harta warisannya untuk keliling dunia. Saat keliling dunia, Bob juga singgah di Belanda. Bahkan dia pernah menetap di Belanda selama 9 tahun dan bekerja di sana. Bob pernah bekerja di Djakarta Lloyd di Amsterdam dan di Hamburg, Jerman. Tak hanya bekerja, Bob bahkan bertemu dengan jodohnya saat dia di Belanda. Dia bertemu dengan Soelami Soejoed dan pada tahun 1967, dia membawa keluarganya pulang ke Indonesia. Tak ketinggalan, dia juga membawa serta dua mobil Mercedes yang dibuat tahun 1960an.
Salah satu Mercedesnya dijual dan membeli tanah sementara yang lain disimpan dan disewakan. Selain itu, dia sendiri yang menjadi sopir saat ada yang menyewa mobilnya. Namun sayangnya, Bob mengalami kecelakaan hingga membuat mobilnya rusak parah. Karena tidak punya uang untuk memperbaiki mobilnya, Bob beralih menjadi tukang batu dengan gaji Rp.100,-. Dia pun mengalami depresi dengan tekanan hidup yang dia jalani. Tak lama kemudian, temannya menyarankan agar dia memelihara ayam untuk melawan depresi. Bob mengikuti saran dari temannya dan muncul ide untuk membuka usaha. Berangkat dari nol, dia dan istrinya lantas menjadi peternak ayam. Semenjak menjadi peternak ayam, Bob mendapatkan inspirasi bahwa ayam saja bisa bertahan untuk hidup, mengapa manusia tidak bisa dan kalah dengan ayam. Dengan usaha keras dan kesabaran, dia dan istrinya memiliki banyak pelanggan. Ya meski, dia sering dimaki oleh para pelanggannya.


TEKS 2
GARAM DAN AIR
Di sebuah desa ada seorang anak perempuan umurnya kira-kira 13 sampai 16 tahun. Dia seorang anak yang cantik juga pintar tapi sayangnya dia memiliki sifat suka mengeluh ketika ada masalah datang menghampirinya. Sekecil apapun masalah itu dia selalu mengeluh dan menggerutu.
Suatu hari dia sedang berjalan menuju sekolah, tiba-tiba lewat seorang teman sekolahnya dengan mengendarai sepeda baru. Dia menatap temannya yang sedang mengendarai sepeda sambil mengeluhkan dirinya yang cuma berjalan kaki. Sesampainya di rumah  diapun mengeluhkan hal ini kepada ibunya. “Bu, aku capek setiap hari harus berjalan kaki ke sekolah, kenapa Ibu tidak membelikan aku sepeda baru supaya aku tidak perlu capek-capek berjalan kaki”.
Dia merasa dalam hidup ini hanya dia seorang yang selalu mendapat masalah tidak seperti teman-temannya yang lain yang bisa hidup enak dan tidak pernah punya masalah. Padahal semua manusia di muka bumi tidak pernah lepas dari masalah.
Ibunya mulai resah dengan sikap anaknya yang selalu mengeluh. Hingga di suatu hari, Ibu anak ini mengajaknya ke dapur, dia mengambil garam, gelas, dan sebuah panci kemudian mengisi gelas dan panci dengan air sampai penuh. Dia kemudian memasukan satu sendok garam kedalam gelas yang berisi air dan satu sendok lagi ke dalam panci. Sang anak mulai penasaran dengan apa yang sedang dilakukan ibunya.
“Untuk apa air garam itu bu?” Sang Ibu pun berkata, “sekarang coba kamu minum air yang ada di dalam gelas”. Anak  itu pun meminumnya dan mengeluh, “rasanya sangat asin bu!”, Ibunya kemudian menyuruh anak itu untuk mencicipi air yaang ada di dalam panci. “Rasanya asin bu, tapi tidak seasin air yang di gelas tadi” Kata anak itu dengan nada penasaran. Setelah itu sang ibu mengajaknya ke sebuah danau yang berada tidak jauh dari rumah mereka.
“Sekarang coba kamu lemparkan segenggam garam ke dalam danau itu!”. Dengan wajah yang masih penasaran anak itu melemparkan segenggam garam ke dalam danau. “Kenapa bu? Untuk apa ibu menyuruhku melemparkan garam ke danau?”. Sang ibu kemudian berkata, “Nak, kamu adalah anak yang cerdas, menurut kamu bagaimana rasa air danau setelah kamu melemparkan segenggam garam ke dalamnya?” dengan spontan anak itu menjawab, “Tentu saja rasanya tidak akan berubah bu, tapi aku masih penasaran kenapa ibu melakukan semua ini?”
Dengan nada yang lembut ibunya menjelaskan bahwa garam yang dimasukkan ke dalam gelas, panci dan danau itu diibaratkan masalah setiap orang yang ada di dunia. Tinggal bagaimana sikap kita menghadapi masalah itu. Apakah kita akan seperti gelas dan panci ketika ditimpa sedikit masalah akan berubah menjadi asin? Ataukah kita adalah danau yang ketika ditimpa masalah sebesar apapun tidak akan berubah rasa sedikitpun.
Setelah mendengarkan penjelasan ibunya, anak ini mulai mengerti bahwa setiap orang di atas bumi ini pasti punya masalah entah itu masalah yang besar atau masalah yang kecil, tetapi jika kita menghadapinya dengan lapang dada, maka sebesar apapun masalah yang menimpa tidak akan mengubah kita menjadi orang yang suka mengeluh dan lupa untuk bersyukur.







LK TEKS INSPIRATIF


Dikisahkan bahwa ada seorang ayah yang sempat kehilangan anak laki-lakinya. Namanya seorang ayah, tentu saja akan sangat terluka ketika buah hati yang begitu disayangi tiba-tiba pergi meninggalkannya terlebih dahulu menjemput maut. Mungkin memang banyak yang berhasil melewati situasi ini, namun tidak dengan seorang lelaki bernama Brian ini.
Brian bisa di katakan mengalami stress dan syock berat akibat meninggalnya putranya tersebut. Bahkan, saking parahnya kondisi Brian, dia pun pernah mencoba untuk bunuh diri. Padahal, anak laki-lakinya yang telah meninggal bukanlah putra semata wayang yang dia miliki. Brian masih memiliki seorang putri juga yang seharusnya bisa menghibur kesedihan laki-laki tersebut.
Meski demikian, keluarganya masih begitu bersyukur karena Brian tidak sampai hilang kendali dan benar-benar menyusul putranya saat itu. Bahkan, saat ini depresi yang di alami oleh Brian pun telah pulih seperti sedia kala. Dia tidak lagi mengalami hal-hal yang di luar batas wajar sebagaimana beberapa tahun lalu sejak meninggalnya sang putra.
Kondisi Brian akhirnya membaik dengan perjuangan keras dan berbagai tahap pemulihan yang dia jalani. Bahkan, saat ini dia begitu sehatnya hingga ikut andil dalam berbagai penyembuhan untuk penderita depresi. Hal ini di lakukan sebagai rasa syukur atas kesembuhannya hingga sekarang. Dan dia pun bekerja di recovery support worker.
Dari cerita ini bisa di ambil banyak pelajaran penting. Seseorang yang pernah mengalami depresi pun akhirnya mengabdikan diri bagi mereka yang sedang mengalami hal yang sama. Oleh karena itu, sesedih apa pun hal atau peristiwa yang pernah terjadi dalam hidup. Termasuk ketika orang yang paling di sayangi pergi, jangan sampai kehilangan akal sehat dan melakukan tindakan merugikan.
Hal ini karen segala sesuatu pasti kembali ke asalnya dan hanya menunggu giliran masing-masing saja. Selain itu, bagi Anda yang sedang memiliki keluarga dalam kondisi serupa, tidak perlu khawatir terlalu berlebih karena dengan ikhtiar yang kuat, niat serta doa dari keluarga, orang yang Anda sayang dan sedang mengidap depresi bisa sembuh sebagaimana kondisi semula.
Bahkan, bisa jadi dia akan menjadi pribadi yang jauh lebih baik. Dan hal ini telah di buktikan oleh Brian serta putrinya yang melewati masa-masa sulit dengan kondisi sang ayah yang begitu mengharukan. Bahkan, cerita inspiratif yang satu ini pun di ceritakan sendiri oleh sang putri yang begitu senang karena ayahnya telah kembali seperti sedia kala.
BATU, KERIKIL, DAN PASIR

Pada awal kelas filsafat di sebuah universitas, profesor berdiri dengan beberapa item yang terlihat berbahaya di mejanya. Yaitu sebuah toples mayonaisse kosong, beberapa batu, beberapa kerikil, dan pasir. Mahasiswa memandang benda-benda tersebut dengan penasaran. Mereka bertanya-tanya, apa yang ingin profesor itu lakukan dan mencoba untuk menebak demonstrasi apa yang akan terjadi.Tanpa mengucapkan sepatah kata apapun, profesor mulai meletakkan batu-batu kecil ke dalam toples mayonaisse satu per satu. Para siswa pun bingung, namun profesor tidak memberikan penjelasan terlebih dahulu. Setelah batu-batu itu sampai ke leher tabung, profesor berbicara untuk pertama kalinya hari itu. Dia bertanya kepada siswa apakah mereka pikir toples itu sudah penuh. Para siswa sepakat bahwa toples tersebut sudah penuh.
Profesor itu lalu mengambil kerikil di atas meja dan perlahan menuangkan kerikil tersebut ke dalam toples. Kerikil kecil tersebut menemukan celah di antara batu-batu besar. Profesor itu kemudian mengguncang ringan toples tersebut untuk memungkinkan kerikil menetap pada celah yang terdapat di dalam stoples. Ia kemudian kembali bertanya kepada siswa apakah toples itu sudah penuh, dan mahasiswa kembali sepakat bahwa toples tersebut sudah penuh.
Para siswa sekarang tahu apa yang akan profesor lakukan selanjutnya, tapi mereka masih tidak mengerti mengapa profesor melakukannya. Profesor itu mengambil pasir dan menuangkannya ke dalam toples mayones. Pasir, seperti yang diharapkan, mengisi setiap ruang yang tersisa dalam stoples. Profesor untuk terakhir kalinya bertanya pada murid-muridnya, apakah toples itu sudah penuh, dan jawabannya adalah sekali lagi : YA.
Profesor itu kemudian menjelaskan bahwa toples mayones adalah analogi untuk kehidupan. Dia menyamakan batu dengan hal yang paling penting dalam hidup, yaitu : Kesehatan, pasangan anda, anak-anak anda, dan semua hal yang membuat hidup yang lengkap.
Dia kemudian membandingkan kerikil untuk hal-hal yang membuat hidup anda nyaman seperti pekerjaan anda, rumah anda, dan mobil anda. Akhirnya, ia menjelaskan pasir adalah hal-hal kecil yang tidak terlalu penting di dalam hidup anda.
Profesor menjelaskan, menempatkan pasir terlebih dahulu di toples akan menyebabkan tidak ada ruang untuk batu atau kerikil. Demikian pula, mengacaukan hidup anda dengan hal-hal kecil akan menyebabkan anda tidak memiliki ruang untuk hal-hal besar yang benar-benar berharga.













IBU DENGAN SATU MATA

Ibuku hanya memiliki satu mata. Ketika aku tumbuh dewasa, aku membencinya karena hal itu. Aku benci perhatian tak diundang yang aku dapatkan ketika berada di sekolah. Aku benci bagaimana anak-anak lain menatapnya dan memalingkan muka dengan jijik. Ibuku bekerja dengan dua pekerjaan untuk menafkahi keluarga, tetapi aku justru malu dengan keadaannya dan tidak ingin terlihat sedang bersamanya.
Setiap kali ibu saya datang untuk mengunjungi saya di sekolah, rasanya aku ingin dia menghilang. Aku merasakan gelombang kebencian terhadap wanita yang membuat saya menjadi bahan tertawaan sekolah. Pada suatu waktu, ketika aku ingin meluapkan kemarahan ekstrim, aku bahkan pernah mengatakan kepada ibu saya bahwa saya ingin dia mati. Aku benar-benar tidak peduli tentang perasaannya.
Setelah aku tumbuh dewasa, aku melakukan apapun sekuat tenaga untuk menjauhkan diri dari ibuku. Aku belajar dengan keras dan mendapat pekerjaan di luar negeri, jadi aku tidak akan bertemu dengannya. Aku menikah dan mulai membesarkan keluargaku sendiri. Aku sibuk dengan pekerjaan dan keluarga, demi menyediakan kehidupan yang nyaman untuk anak-anakku tercinta. Aku bahkan tidak memikirkan ibuku lagi.
Namun tidak disangka, ibuku datang untuk mengunjungi rumahku pada suatu hari. Wajah bermata satunya membuat anak-anak saya takut, dan mereka mulai menangis. Aku marah pada ibuku karena muncul mendadak dan saya melarang dia masuk. Kemudian aku berkata : “Jangan pernah kembali ke rumah saya dan kehidupan keluarga baru saya..!”. Aku berteriak, tapi ibu saya hanya diam dan meminta maaf, lalu pergi tanpa mampu berkata-kata lagi.
Pada suatu ketika, sebuah undangan untuk reuni sekolah tinggi membawa aku kembali ke kampung halaman setelah puluhan tahun lamanya. Aku tidak bisa menolak berkendara melewati rumah masa kecilku dan mampir ke gubuk tua tersebut. Tetangga saya mengatakan kepadaku bahwa ibuku sudah meninggal dan meninggalkan surat untukku.
Beginilah isi surat ibu :
“Anakku sayang :
Ibu harus memulai surat ini dengan meminta maaf karena telah mengunjungi rumahmu tanpa pemberitahuan dan menakuti anak-anakmu yang cantik. Ibu juga sangat menyesal karena ibu adalah wanita yang memalukan dan sumber penghinaan bagimu, ketika kamu masih kecil sampai tumbuh dewasa.
Ibu sudah mengetahui bahwa kamu pasti akan datang kembali ke kota ini untuk reuni sekolah. Ibu mungkin tidak lagi berada di tempat ini ketika nanti kamu datang, dan ibu pikir itu adalah waktu yang  tepat untuk memberitahumu sebuah insiden yang terjadi ketika kamu masih kecil. 
Tahukah kamu, anakku sayang? Kamu mengalami sebuah kecelakaan dan kehilangan satu mata. Ibu sangat terpukul karena terus memikirkan bagaimana nasib anakku apabila anak ibu tercinta tumbuh hanya dengan satu mata. Ibu ingin kamu dapat melihat dunia yang indah dengan sempurna, jadi ibu memberikan padamu sebelah mata ibu.
Anakku sayang, ibu selalu memilikimu dan akan selalu mencintaimu dari lubuk hati ibu yang terdalam. Ibu tidak pernah menyesali keputusan ibu untuk memberikan mata ibu. Dan ibu merasa tenang ketika ibu mampu memberikan kamu kemampuan untuk menikmati hidup yang lengkap.
Dari : Ibumu tersayang.”
Setelah membaca surat dari ibu, air mataku menetes. Aku sangat menyesal. Diriku selalu menyalahkan diriku sendiri, mengapa dulu aku tidak pernah sedikitpun bersikap baik pada ibu. Aku bahkan tega menghilangkan dirinya dari kehidupanku, padahal ibu selalu ada untuk membantuku

CATATAN PENYELESAIAN
Untuk membiayai pendidikannya, seorang anak miskin menjual barang dari pintu ke pintu. Suatu hari, anak laki-laki ini benar-benar lapar tapi tidak punya uang untuk membeli makanan. Dia memutuskan untuk meminta sesuatu untuk dimakan ketika ia mengetuk pintu di rumah berikutnya.
Seorang wanita muda yang cantik membuka pintu tersebut, dan anak itu kehilangan keberaniannya. Akhirnya dia hanya meminta untuk diberi segelas air, ia terlalu malu untuk meminta makanan. Wanita muda tersebut membawakannya segelas susu, yang segera diminum dengan rakus oleh anak itu.
Anak itu bertanya berapa banyak dia berhutang. Tetapi wanita tersebut hanya tersenyum dan berkata bahwa ibunya telah mengajarinya untuk bersikap baik kepada orang lain. Dan ia tidak pernah mengharapkan imbalan apapun.
Anak itu meninggalkan rumah wanita tersebut dengan perut penuh dan hati yang penuh kekuatan baru untuk terus melanjutkan pendidikan dan terus bekerja keras. Namun setiap kali ia merasa ingin berhenti, ia teringat pada wanita itu. Seseorang yang telah menanamkan keyakinan baru dan ketabahan di dalam dirinya.
Bertahun-tahun kemudian, di sebuah kota besar, seorang ahli bedah ternama Dr. Howard Kelly dipanggil untuk berkonsultasi dengan seorang wanita paruh baya yang menderita penyakit langka. Ketika wanita tersebut mengatakan kepadanya nama kota kecil di mana dia tinggal, Dr. Kelly merasa memori samar muncul dalam pikirannya. Kemudian, secara tiba-tiba Dokter itu tersadar. Dia adalah wanita yang telah memberinya segelas susu bertahun-tahun yang lalu.
Kemudian dokter melanjutkan konsultasi dengan menyediakan wanita itu perawatan yang terbaik dan memastikan dia mendapatkan perhatian khusus. Bahkan, ia mengerahkan seluruh kemampuannya sebagai seorang dokter untuk menyelamatkan hidup wanita tersebut.
Setelah lama dirawat di rumah sakit dengan melalui berbagai perawatan, wanita itu akhirnya siap untuk kembali ke rumah. Wanita itu sangat khawatir karena akan membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk menyelesaikan pembayaran biaya perawatannya selama di rumah sakit. Penyakit serius yang dideritanya dan lamanya ia tinggal di rumah sakit telah menghasilkan tagihan yang cukup besar. Namun, ketika dia menerima surat tagihan, ia menemukan bahwa Dr. Kelly telah membayar seluruh tagihannya dan menulis catatan kecil untuknya.
Dr. Kelly menulis catatan seperti ini : “Sudah dibayar lunas dengan segelas susu”.

Minggu, 16 Februari 2020

PH 1/ 9

SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 9 JAKARTA
PENILAIAN HARIAN I SEMESTER GENAP
TAHUN PELAJARAN 2019/2020

LEMBAR SOAL

 Mata Pelajaran   Bahasa Indonesia
 Kelas/Sem        :   IX/2
 Hari/Tanggal      Jumat, 17 Januari 2020
 Waktu              :   120 Menit


1.      Bacalah teks berikut!
Citarum sudah nyata memberikan kehidupan bagi jutaan manusia sejak lama dan memberikan kehidupan bagi jutaan manusia yang terkait dengan air Citarum. Aliran air ini semula menjadi nadi peradaban. Sepanjang sungai menjadi pusat-pusat perkembangan budaya, tempat berbagai komunitas warga bertemu, saling tukar barang dan pengetahuan.
Informasi yang terdapat dalam teks adalah….
A.   Sanggahan
B.    Pujian
C.    Kritikan
D.   Amanat

2.      Hal yang tidak terdapat pada teks tanggapan adalah….
A.   Kritikan
B.    Pesan
C.    Pujian
D.   Sanggahan

3.      Bacalah teks berikut!
Adapun para penonton kurang nyaman ketika pergantian seting yang terlalu lama, sehingga penonton merasa jenuh. Selain itu, waktu black out panggung masih terlihat samar-samar.
Pernyataan yang terdapat pada teks adalah….
A.   Amanat
B.    Pesan
C.    Kritikan
D.   Pujian

4.      Perhatikan pernyataan berikut!
a.     Judul      : Student Hidjo
b.     Penulis   : Marco Kartodikmoro
c.     Penerbit  : NV Boel handel en Drukkerij Masman dan Stoink, Semarang (1919), Yayasan Aksara Indonesia (2000), Yayasan Benteng Budaya (2000)
d.     Tebal.      : 133 halaman (versi Masman dan Stroik)
Kutipan tersebut di atas merupakan bagian struktur teks tanggapan yaitu konteks, karena tanggapan berisi tentang….
A.   Hal yang ditanggapi, di mana dan kapan peristiwa terjadi
B.    Hal yang dipikirkan tentang sesuatu hal

C.    Bagaimana sesuatu terjadi atau direalisasikan
D.   Identitas buku dan pengarang

5.      Perhatikan kutipan teks di bawah ini!
Dalam rangka memperingati hari guru, OSIS SMP Negeri 9 Jakarta mengadakan pementasan teater. Pementasan itu dihadiri beberapa undangan, pengawas, kepala sekolah, guru dan siswa. Setelah pementasan selesai digelar, beberapa tamu undangan yang ikut menyaksikan acara mengatakan bahwa pementasan tersebut sangat bagus, sementara beberapa siswa mengatakan pementasan tersebut sangat jelek dan tidak pantas untuk ditampilkan.
Kalimat yang santun unutk mengkritik pementasan teater di Smp Negeri 9 Jakarta adalah….
A.   Pementasan tadi sangat jelek dan tidak layak untuk ditonton
B.    Pementasannya sangat tidak berbobot padahal sudah ikut menyumbang
C.    Tidak layak pementasan seperti itu ditampilkan, karena tidak menarik
D.   Para pemain sudah memiliki bakat yang baik, tapi perlu berlatih lebih intensif agar penampilan berikutnya lebih maksimal

6.      Perhatikan kutipan teks berikut ini!
Setelah sukses membesut ‘Rindu (terbitan republika, 2014) yang mencetak best seller, Tere Liye hadir kembali dengan novel barunya ‘Pulang. Penulis yang telah menghasilkan lebih dari 20 buku ini menghadirkan novel dengan tema dan genre yang berbeda dibandinga novel-novel sebelumnya. Tema yang dihadirkan adalah perihal perjalanan sang tokoh utama mengarungi kehidupan melewati satu pertarungan ke pertarungan berikutnya demi memeluk erat kesedihan dan kebencian lantas menuju ujung yakni pulang ke hakikat kehidupan.
Kutipan teks di atas merupakan bagian sturuktur teks tanggapan….
A.   Penilaian terhadap karya
B.    Deskripsi pengarang dan karyanya
C.    Konteksnya pengarang dan karyanya
D.   Penilaian terhadap penerbit

7.      Bacalah kutipan teks berikut!
(1) Buku berjudul Tidur Berbantal Koran merupakan autobiografi pengarangnya, yaitu N. Mursidi. Semua pengalaman N. Mursidi mulai menjadi penjaja koran hingga mejadi penulis dan wartawan ibu kota disajikan dengan jelas dalam autobiografi ini. (2) Sampul buku ini cukup menarik. Tulisan disajikan secara mengalir dan diselingi cerita-cerita pengalaman menarik dan lucu. Bahasa yang digunakan pun mudah dicerna. (3) Satu-satunya kritik terhadap buku ini tertuju pada label yang diberikan penerbit. Pada sampul ini tertulis “Sebuah Novel” padahal pada bagian pendahuluan disebut autobiografi. (4) Singkatnya, buku ini akan mendorong pembaca untuk tidak menyerah dalam menggapai mimpi walau seribu kesulitan dan tantangan menghadang.
Penyataan yang merupakan keunggulan buku terdapat pada kalimat….
A.   Kalimat pertama
B.    Kalimat kedua
C.    Kalimat ketiga
D.   Kalimat keempat



8.      Bacalah kutipan teks ulasan berikut dengan seksesama
Meskipun disebut sebagai buku kedua dari tetralogi Laskar Pelangi, buku ini nyaris tidak ada hubungannya dengan buku Laskar Pelangi. Sang Pemimpi hanya menyebut kata Laskar Pelangi sekali. Keponakan yang ikal biayai saat di Jawa juga tidak disebutkan sama sekali dalam buku ini, padahal di novel sebelumnya telah diceritakan dengan jelas.
Kutipan tanggapan tersebut merupakan bagian….
A.   Bagian identitas
B.    Keunggulan dan kelemahan
C.    Bagian synopsis
D.   Bagian analisis

9.      Bacalah kutipan berikut ini!
Novel ini sangat cocok dibaca oleh para remaja. Novel ini mengandung banyak pelajaran-pelajaran yang bisa diambil olek kita terutama masalah pergaulan. Para remaja masa kini sebaiknya membaca buku ini sebagai pedoman pergaulan. 
Unsur kebahasaan pada kalimat yang bercetak tebal adalah….
A.   Konjungsi penyebab
B.    Konjungsi akibat
C.    Konjungsi temporar
D.   Kalimat saran

10.   Bacalah kutipan berikut ini!
Melihat dari faktot yang sudah diuraikan tersebut, pertanyaan melihat gerhana matahari bisa menyebabkan kebutaan adalah mitos modern. Faktanya sinar matahari sangat berbahaya jika kita melihatnya secara langsung, baik ketika gerhana atau dalam kehidupan sehari-hari.
Sturuktur teks tanggapan di atas merupakan bagian….
A.   Evaluasi
B.    Argumentasi
C.    Penegasan ulang
D.   Deskripsi teks

11.   Perhatikan kalimat berikut!
Milea dan Dylan sama-sama memiliki perasaan yang kuat. Meraka harus berpisah karena keadaan yang tidak memungkinkan mereka untuk bersama. 
Unsur kebahasaan yang digarisbawahi pada kalimat tersebut adalah….
A.   Konjungsi penerang
B.    Konjungsi temporal
C.    Kalimat perinta
D.   Konjungsi penyebab

12.   Perhatikan kutipan berikut!
Judul Buku                  Jangan Mau Jadi Pembolos
Penulis.                     :    Edi Warsidi
Penerbit                     :    CV Alibaba Manokwari
Tahun.                       :    2010
Keunggulan.              :    Penampilannya lugas dan gaya bahasanya dsn gsys Bahasa  
                                       Sehari-hari
Kelemahan.               :    Sampul buku kurang sesuai

Tanggapan santun yang tepat berdasarkan data buku tersebut adalah….
A.   Buku Jangan Mau Jadi Pembolos Karya Edi Warsidi dengan penerbit CV Alibaba, Manokwari, tahun 2010, kurang berhasil mengemas penyampaiannya. Penampilannya yang lugas dan gaya Bahasa sehari-hari menambah daya Tarik. Sayangnya sampul buku kurang sesuai.
B.    Buku Jangan Mau Jadi Pembolos Karya Edi Warsidi dengan penerbit CV Alibaba, Manokwari, tahun 2010 ini, cukup berhasil mengemas penyampaiannya. Penampilannya yang lugas dan gaya bahasanya yang sehari-hari menambah daya Tarik. Sampul buku pun sesuai.
C.    Buku Jangan Mau Jadi Pembolos Karya Edi Warsidi dengan penerbit CV Alibaba, Manokwari, tahun 2010 ini, cukup berhasil mengemas penyampaiannya. Penampilannya yang lugas dan gaya bahasanya yang sehari-hari menambah daya Tarik. Sayangnya sampul bukun kurang sesuai.
D.   Buku Jangan Mau Jadi Pembolos Karya Edi Warsidi dengan penerbit CV Alibaba, Manokwari, tahun 2010 ini, cukup berhasil mengemas penyampaiannya. Sampul buku pun sesuai

13.   Berikut ini yang bukan ciri teks tanggapan adalah….
A.   Terdapat pengalaman hidup seseorang
B.    Teks ini berisikan tanggapan mengenai fenomena yang terjadi di sekitar dengan disertai fakta dan alasan.
C.    Memiliki  tiga Struktur teks  Evaluasi , Deskripsi Teks DAN Penegasan Ulang.
D.   Mengandung kaidah kebahasaan atau disebut dengan ciri kebahasaan yang dimiliki teks tanggapan kritis.

14.   Perhatikan kalimat berikut!
Menjamurnya televisi swasta berarti semakin mudah menikmatihiburan. Di sisnilah kita mesti berhati-hati dalam memilih program yang pas untuk dinikmati. Hendaknya orang tua juga memperhatikan anak-anaknya dalam memilih acara televisi dengan menjelaskan mana yang baik dan mana yang buruk untuk ditonton.

Tanggapan yang sesuai denga isi paragraf tersebut adalah….
A.   Televisi swasta semakin menjamur dab mudah dinikmati
B.    Acara televisi swasta bervariasi dan pas untuk dinikmati
C.    Orang tua harus harus mengarahkan anaknya dalam memilih acara televisi
D.   Orangtua harus berhati-hati

15.       Perhatikan teks berikut ini!
Sebuah karya seni kelas tinggi dari sang pelukis maestro Affandi, melukiskan sebuah pemandangan alam perkebunan cengkeh, area perkebunan berbukit yang masih alami tampak terlukis apa adanya dari alam, untuk menghidupkan suasana pada lukisan, dihadirkannya figur manusia sebagai objek pendukung, tetapi inti dari lukisan, yang menunjukkan adanya aktivitas kehidupan yang menyatu dengan alam.
Teks di atas bertujuan untuk ...
A.   Menunjukkan kelebihan karya
B.    Menunjukkan kekurangan karya
C.    Memuji karya seni lukisan Affandi
D.   Mendeskripsikan karya



16.   Berikut ini yang tidak termasuk struktur teks tanggapan adalah….
A.   Evaluasi                                C.   Penegasan ulang
B.    Argumentasi.                        D.   Deskrisi teks

17.   Kalimat pujian terhadap suatu produk terdapat dalam kalimat …
A.   Mencuci bersih dan tidak merusak pakaian.
B.    Daya listrik kecil, tetapi sinar terang benderang.
C.    Gambar televisi kurang jernih sehingga tidak nyaman dilihat.
D.   Udara AC dingin sedingin kutub utara.

18.   Berikut ini merupakan kalimat kritik adalah ….
A.    Wah, begitu indahnya Indonesia, negeri yang kaya akan kekayaan alam. Banyak hewan dan tumbuhan yang langka tinggal di sini.
B.    Kalian memang pasangan yang amat serasi, saling melengkapi satu sama lain.
C.    Orang tua hendaknya jangan melepas begitu saja anak-anak mereka. Orang tua harus mendampingi putra-putrinya dalam menonton acara televisi, mengingat banyak tayangan TV yang tidak patut ditonton apalagi dicontoh putra-putri
D.    Ibu, kau memang malaikatku. Kasih sayangmu tak terbalas oleh dunia.

19.       Perhatikan teks berikut!
(1) Film Sin
etron merupakan film yang mengangkat kehidupan masyarakat pesisir pantai utara. (2) Ceritanya sederhana, tapi terkesan wah. (3) Sutradara memilih pemain-pemain dari alam, artinya bukan aktris dan aktor terkenal. (4) sehingga film ini Nampak seperti kehidupan nyata. (5) Ada beberapa hal yang mengganggu, misalnya adegan Sarinah yang menjadi Sintren nampak seperti dibuat-buat. (6) selebihnya adegan itu lucu dan alami.
Hal yang menyatakan bagian penilaian kelemahan terdapat pada kalimat ….
A.   5
B.    4
C.    3
D.   2

20.    Berikut yang merupak ciri-ciri teks tanggapan….
A.   Menggunakan kalimat aktif
B.    Menggunakan kalimat deskripsi
C.    Menggunakan kalimat tanya
D.   Menggunakan kata tugas











SOAL ESAI
      
1.    Berisi pernyataan umum mengenai suatu yang akan disampaikan.
Pernyataan di atas disebut juga bagian…….

2.   Perhatikan kalimat berikut!
a.    Acha makan bakso dan dia sangat kenyang.
b.    Bagus pergi ke sekolah naik sepeda sedangkan Roni jalan kaki.
c.     Verlina berbelanja di pasar tetapi ia berangkat sendiri.
d.    Nurlita menanam bunga mawar dan dia sangat rajin merawatnya.
      Kalimat kompleks yang menyatakan pemilihan adalah….
1.      ………………………………………………………………
2.      ………………………………………………………………
      
  1. Perhatikan kalimat berikut!
a.     Kemarin saya membaca novel Laskar Pelangi karya Andrea Hirata, novel ini merupakan salah satu novel terbaik yang pernah saya baca.
b.     Salah satu cara untuk mencegah banjir adalah dengan tidak membuang sampah sembarangan. Sayang, banyak orang yang masih tidak menyadari hal tersebut
Kata yang bercetak tebal disebut juga ………………………….
4.   Perhatikan kalimat berikut!
Aku tinggal di Jalan Mawar No 13, di sana aku tinggal bersama orang tua dan ketiga adik kecilku.
Kata rujukan pada kalimat yang menyatakan keterangan tempat adalah……

5.   Buatlah satu teks yang berisi tanggapan positif dan satu tanggapan negative!






SELAMAT BEKERJA