Rabu, 29 Mei 2019

REZEKI SUDAH ADA YANG MENJAMIN

REZEKI SUDAH ADA YANG MENJAMIN

Oleh @daras09


     Ini rekening BRI, 71380-10057-xxxx A/n SELVIANA MERDEKAWATI. Bangun pagi disuguhi SMS seperti ini. Siapa pun pasti sudah tahu asalkan dalam keadaan sadar atau tidak sedang akan bertransaksi yang mirip dengan kode nomor bank yang akan dikirim. Tentu saja sepakat kalau ini adalah bentuk cara lain untuk menipu atau kedok penipuan seolah-olah akan mengirim uang ke sanak keluarga apalagi ini menjelang lebaran, sementara nomor yang ditujuh tidak ada dan terpaksa menumpang pada keluarga lain. Saat seperti inilah kesempatan dilancarkan dengan harapan yang mengirim sedang dalam sistuasi kurang teliti karena mungkin sibuk dalam mengerjaka semua tugas untuk mencapai target agar saat libur menjelas lebaran dan saat lebaran bersama keluarga di kampung halaman lebih tenang tanpa memikirkan kerjaan yang belum selesai dikerjakan. Bisa juga kurangnya konsentrasi karena sedang berpuasa sementara tenaga sudah terkuras dengan segala aktiftas. Apalagi saat ini semua kegiatan perbankan sudah bisa kita lakukan dengan satu alat kecil tapi canggi sehingga tidak perlu harus repot-repot antri berlama-lama di bank. Di mana, pukul berapa dan situasi apapun bisa kita lakukan transaksi. Hal inilah yang penyebab seringnya salah melakukan yang menyebabkan terjadi penipuan. hal ini jugalah yang ditunggu mereka para penipu yang tidak punya hati dan pikiran, dan yang jelas mereka tidak takut Tuhan.

     Allah menciptakan bumi ini sungguh-sungguh sangat sempurna diluar espektasi siapapun yang coba memikirkannya, makanya ketika membaca SMS tersebut yang timbul dalam pikiran bahkan sempat jari tangan mengetik di papan gawai untuk menjawab.

"Terus mau diapakan rekening Anda? Agamamu apa sih? Kok ngak percaya kepada Tuhan yang sudah menebarkan rezeki halal di seluru penjuru bumi ini, tapi tidak tahulah kalau Anda pemalas". Tidak tahulah kalau Anda lebih senang bertanam dosa yang membawa pada kehancuran baik di muka bumi ini, maupun diakahirat tempat berakhirnya seluruh kehidupan tinggal Anda tunggug giliran. Anda pasti punya keluarga yang menunggu di rumah, atau hak ini Anda kerjakan kendalinya dari rumah juga. Sunggu merugilah hidupmu bila tidak segera bertobat. Sementara hidup yang akan dilewati seperti kita mengedipkan mata. Na' udzubillahi Mindzalik, lindungilah kami dari perbuatan keji dan mungkae/

Tapi tulisan yang diketik tidak jadi dikirim. Kata teman untuk apa diladenin kalau mereka terima, kalau tidak tentu akan menimbulkan persoalan baru, di samping itu ngapaian juga menghabiskan pulsa untuk hal yang tidak berguna, masih banyak hal yang baik bisa kita lakukan selain mencampuri urusan mereka dengan pulsa yang kita punya. Akhirnya tulisan yang aku buat segera dihapus berikut SMS yang aku terima.

     Tentu Allah SWT sangat senang melihat hambaNya yang rajin beribadah dan rajin juga mencari rezeki, apalagi seorang suami atau ayah yang mencari kehidupan untuk keluarga tercintanya. Ibaratkan seorang ibu yang sudah menyiapkan semua makanan di atas meja, tinggal duduk dan makan. walaupun tidak bisa disamakan Allah pun sudah menyiapkan segala hal yang kita inginkan di buminya ini, lewat otak manusia yang sudah diciptakan demikian sempurna rezeki apapun pasti kita peroleh yang penting mau berbuat tidak malas, tentunya Tuhan menginginkan rezeki yang kita dapat dari sumber yang halal pastinya. Tapi sangat disayangkan sebagian lebih memilih mencari dengan cara instan, tinggal duduk manis, buka gawai di tangan kirim acak kalau beruntung terjebak orang polos ayng tidak mengerti saat itu keberuntungan menghampiri, begitulah mungkin mereka berpikir. Tidak ada lagi rasa takut kalau suatu hari hidup ini akan berakhir juga, harta apa yang harus kita bawa ketika menghadap kepadaNya, sementara saat hidup kita jadikan diri tidak berarti karena kemalasan yang lebih dikedepankan dari pada mencoba mencari yang jelas ganjarannya apa seperti yang dijanjikan Allah SWT. Rezeki sudah ada yang menjamin, maka carilah Allah akan mengabulkan. Semoga kita menjadi hamba-hambah Allah yang takut akan larangannya, dengan selalu menjalankan semua perintahnya.

Jakarta, 25 Ramadhan 1440 Hijriah/ 300519 Masehi

#Day(23)
#OneDay OnePost30HRDC
#WraitingChallenge30HRDC
#30HariRamadhanDalamCerita
#bianglalahijrah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar