↧
Ketika ditanya Apakah Perlukah Membalas Saat merasa terhianati?
↧
Apakah perlukah membalas dengan marah kalau suatu saat menemukan teman yang kita anggap baik sekali menurut kita, bahkan teman curhat yang sangat asyik, dapat ilmu yang bermanfaat darinya sampai kita senang dan memuji sampai kelangit ternyata hanya kebohongan untuk mendapatkan yang diinginkan biar suatu hari kelak bisa digunakan sebagai senjata untuk memukul lawan. Jawaban pasti dan segera marah dong? kamu juga marah kan? Bayangkan semua sudah kita bela-belain untuk dia, ternyata dibelakang kita yang dilakukan sangat keterlaluan, lumayan benar apa yang disampaikan, hanya jawaban satu kalimat pada akhirnya disambungkan pada kalimat yang seakan-akan dijawaban yang benar. Tapi jangan salah mengartikan ya, marah yang dimaksud bukan berarti harus datang melabrak kemudia mencak-mencak sehingga menimbulkan kegaduhan, bahkan bisa kantor polisi tersangkut-sangkut, jangan sampailah.
↧
Bagaimana dong yang harus kita lakukan? Marah kok tidak mencak-mencak, marah kok tidak melabrak? Marah pasti mencak-mencak, tapi cobalah lakukan itu sendiri tanpa perlu mendatangi, nah loh? Mengapa harus mendatangi, karena menyelesaikan atau menghadapi orang seperti itu cukup doakan. Karena mereka itu sebenarnya manusia-manusia yang perlu dikasihani, mereka itu sebenarnya sedang dalam tersakiti tingkat tinggi, mereka hanya mencari teman yang merasa nasib sama agar merasa tidak sakit sendiri. Kalau dipikir-pikir apa coba hubungan, mengapa harus menyakiti orang lain dengan kesakitan sendiri? Mengapa tidak berpikir jernih agar tidak menambah dosa. To kita yakin punya teman tempat yang selalu ada di sisi, mendekatlah padaNya, apalagi di malam-malam saat sebagian hambaNya sedang terlelap dalam mimpi indahnya. Pasti protes nih? silahkan saja! mentang-mentang bukan yang mengalami. Satoi juga kalau menuduh seperti itu, siapa sih yang tidak punya masalah? Semua punya masalah, masalahnya jangan ikutkan orang lain dengan masalah hanya untuk mencari teman senasib. Nasib dan takdir manusia berbeda-beda jangan menyamakan. Jangan sampai menyakiti dengan kesakitanmu sendiri. Semoga kita menjadi manusia yang dewasa yang tidak suka mencari-cari persamaan apalagi sampai melibatkan orang yang tidak ada disekitar untuk urusan sendiri. Lebih baik mencari pertolongan yang banyak dari pada menimbun dosa yang banyak juga.
⇣
Jakarta, 230619
@mempertemukan
@narasibulanmerah
@irayuki
@narasibulanmerah
@irayuki
#11haribertanya
#harikesembilan
#wraitingproject
#harikesembilan
#wraitingproject
#mempertemukan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar