Senin, 17 Juni 2019

WAHAI PADAMMU BIBIR MERAH

WAHAI PADAMU BIBIR MERAH
Oleh @Darmawati Pane
Wahai!
Apakah yang bersarang dalam bayangmu
Apakah yang terselip dalam bibirmu
Apakah yang salah pada pandang matamu
Atau adalah yang sakit pada seluruh peredaran dalam tubuhmu?
Perlukah diungkap pada hal tidak  sekali kau kuasai
Perlukah kau umbar hanya sekedar pada kepuasan batinmu
Yang sakit akibat masa lalumu yang tidak dapat kau jabarkan mengapa
Semua anganmu hanya berasal dari logika yang kebenarannya bukan itu adanya.
Merintih batinku pada caramu yang tidak dewasa
Sedih memandang segala kesempurnaan yang telah dititipkanNya
Apakah tak takut dosa
Sementara tahu apa balas dariNya?
Apakah roda tidak akan perputar?
Melemparkan anganmu pada suatu masa
Merintih tertimpah balik menghadang
Ibarat mata pisau siap mencincang
Sampai tak kau miliki lagi rupa
Yang telah lama berpeluk dengannya begitu indah
Pesanku padamu wahai yang sempurna pada penciptaanNya
Tundukkan batinmu seikhlas yang masih sempat kau punya
Sebelum datang hari di mana kau tak mampu lagi mengucapkan kata maaf
Pada hati kecil di sana, terluka begitu perihnya.

Jakarta, 170619

@mempertemukan
@narasibulanmerah
@irayuki
#11haribertanya
#hariketiga
#wraitingproject
#mempertemukan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar