Minggu, 02 Juni 2019

SEMENTARA CERITA BERAKHIR DI SINI


SEMENTARA CERITA BERAKHIR DI SINI

Oleh @daras09




          Seperti kata bijak yang sering diungkapkan 'Bila ada pertemuan tentu akan ada perpisahan, bila ada siang tentu akan berganti dengan datangnya malam'. Begitu jugalah silaturahmi yang terjalin dari kisah-kisah kecil yang ditulis lalu kemudian di post setiap hari. Butuh tenaga, pemikiran dan kelonggaran waktu, apalagi bagi mereka yang masih bekerja di luar rumah, sampai di rumah masih disuguhi tugas-tugas lainnya yang sudah menanti untuk dibelai. Apalagi bulan suci yang begitu spesial ini, menambah ibadah lain tentu sangat diinginkan sekali, karena waktu-waktu seperti ini hanya datang sekali, tentu ingin melakukan hal yang istimewa agar tidak pergi begitu saja dengan sia-sia. Memang kita manusia biasa yang pasti tidak bisa meraup semua walau ingin, tapi tetap melakukan yang terbaik semampu yang bisa dilakukan dan usahakan tentu lebih baik dari pada tidak sama sekali.

         Besok diujung hari berakhirnya bulan ramadhan, berakhir pula segala cerita tentang tantangan menulis ini, lengkap tiga puluh hari tulisan bagi yang konsisten. Ada yang lancar setiap hari ada juga yang kadang sampai kosong dua sampai tiga hari, bahkan ada yang sampi sepuluh hari, tapi memang niat ingin belajar dan juga bentung tanggungjawab karena sudah ikut mendaftar sebagai kata lain pengikat diri kalau sudah siap meskipun tidak secara tertulis dan tidak dengan sanksi. tapi tetap melakukan sampai bisa mencapai sesuai janji hati. Awalnya sedikit ragu, tapi yakinkan hati kalau ini bulan suci berdoa pada Ilahi insya Allah yang penting yakinkan hati. Bagai sumur kadang airnya berlimpah sampai puas mengambil sesuai yang diminta tanpa henti, tapi kadang sumurpun akan kering bahkan setetespun tak dijumpai, gersang bagai musim kemarau panjang. Butuh berdiam diri sejenak, sampai bingung juga datang menyapa. Ternyata hanya sementara karena berikutnya sumurpun mulai menitiskan airnya dari lubang-lubung tanah dari disegala arah.

          Begitulah kalau percaya dan Allah berkehendang tidak ada yang mustahil baginya, tetap beruasaha jangan menyerah, iringi dengan doa pasti akan bisa. Mentari akan tetap terbit di ufuk timur dan tenggelam ke ufuk barat, berganti dengan indahnya cahaya rembulan pada malam kelam. Kelam bukan berarti mematikan harapan, Karena esok hari akan segera terbit lagi sang fajar pagi pembawa harapan bagi umatnya yang percaya ketentuanNya yang Maha penolong bagi hambaNya. Tetaplah berjuang walaupun besok kita sudah akan berakhir dengan tulisan kita setiap hari di bulan penuh berkah ini, mari berdoa agar kita bersua kembali dengan Ramadhan yang lebih spesial lagi, amalan ibadah tambah lebih tinggi, semoga Allah meridhoi kita bisa bersama Ramdhan lagi. Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1440 Hijriah Minal Aidin Wal Faizin Mohon Maaf Lahir dan Batin. Semoga pertemuan ini tetap berlanjut walaupun hanya dapat berkisah di dunia maya, Insyah Allah siapa tahu bisa jumpa sampai darat. Sementara Cerita berakhir di sini.
 
Jakarta, 29 Ramadhan 1440 Hijriah/ 030619 Masehi

#Day(30)
#OneDay OnePost30HRDC
#WraitingChallenge30HRDC
#30HariRamadhanDalamCerita
#bianglalahijrah 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar